TABLA: BELIAU MEMBANTUNYA MEMANGKAS WAKTU PEMULIHAN DARI 7 MENJADI 3 HARI

MU/SE Magazine: 肺癌的十大医学误区 10 Kesalahpahaman Paling Umum Tentang Kanker Paru-Paru

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Channel 5 Let's Talk About Health: Batuk - Apakah Itu Bagus Atau Buruk? Kesehatan Paru-Paru dan 100 Hari Batuk

The Straits Times: Operasi Kanker Paru-Paru Dengan Bantuan Robot - Pendekatan Inovatif yang Menawarkan Waktu Pemulihan Lebih Singkat 2023

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

10 Mitos Medis Tentang Kanker Paru-Paru Dijawab oleh Spesialis Paru-Paru

Introduksi

Kanker paru-paru terjadi akibat pembelahan sel yang berlebihan dan tidak terkontrol di paru-paru sehingga memicu pertumbuhan tumor. Ada 2 jenis utama kanker paru-paru, yaitu kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC) dan kanker paru-paru sel kecil (SCLC).

Di Singapura, kanker paru-paru merupakan jenis kanker nomor dua yang paling umum terjadi pada laki-laki dan nomor tiga pada perempuan. Kanker paru-paru juga menjadi jenis kanker yang paling banyak menyebabkan kematian di dunia. 

Berikut adalah 10 mitos medis tentang kanker paru-paru yang dijawab oleh spesialis paru-paru:

Mitos #1: "Hanya perokok yang bisa terkena kanker paru-paru"

Meskipun selama ini kanker paru-paru dianggap lebih banyak menyerang para perokok, kini di Singapura, proporsi bukan perokok yang menderita kanker paru-paru meningkat secara signifikan.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2018 oleh National Cancer Centre Singapore (NCCS) menunjukkan bahwa 48% orang yang didiagnosis menderita kanker paru-paru non-sel kecil ternyata bukan perokok. Tren ini terus meningkat, khususnya pada perempuan yang tidak merokok.

Mitos #2: “Saya sudah merokok sekian tahun, percuma kalau saya berhenti sekarang”

Berhenti merokok adalah keputusan yang baik tidak peduli sudah berapa lama Anda merokok. Kerusakan dan risiko dari merokok tembakau biasanya memiliki efek kumulatif dan dampak jangka panjangnya mungkin baru terlihat beberapa tahun kemudian.

Berhenti merokok sesegera mungkin dapat membantu meminimalisir risiko kesehatan Anda di masa depan dan bahkan dapat menghentikan perkembangan kerusakan paru-paru dan organ lain yang sudah terjadi. Bahkan, setelah berhenti merokok, paru-paru Anda bisa mulai pulih dan beregenerasi. Misalnya, cilia (struktur seperti rambut kecil yang melapisi paru-paru) dapat berfungsi normal kembali dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Mitos #3: “Jika Anda menderita kanker paru-paru, Anda tidak harus berhenti merokok"

Tidak peduli sampai mana pola hidup sehat Anda sekarang, keputusan untuk berhenti merokok akan memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Bahkan, jika Anda sudah didiagnosis kanker paru-paru, rencana pengobatan Anda akan melibatkan operasi atau kemoterapi dan/atau radioterapi. Anda juga akan diminta menjaga kesehatan untuk meminimalisir efek samping pengobatan dan memastikan pengobatannya berjalan maksimal. Melanjutkan kebiasaan merokok justru meningkatkan risiko kambuhnya kanker yang pernah Anda alami sebelumnya.

Jika kanker paru-paru bisa dideteksi lebih dini, ada peluang kesembuhan yang tinggi hingga 80% (pada Stadium I). Diagnosis dini juga memungkinkan Anda untuk menjalani prosedur bedah toraks minimal invasif dengan waktu pemulihan yang lebih cepat dan durasi rawat inap yang lebih singkat.

Mitos #4: “Operasi kanker paru-paru bisa menyebabkan sel kanker menyebar”

Operasi yang dijalankan dengan baik tidak akan membuat sel kanker menyebar. Dengan keahlian dokter bedah paru-paru yang mumpuni, kemajuan peralatan bedah, dan tes pencitraan yang detail, membuat risiko operasinya menjadi sangat rendah.

Operasi kanker paru-paru biasanya dilakukan untuk mengangkat tumor dari paru-paru. Guna memastikan seluruh tumor berhasil diangkat, sebagian kecil jaringan paru-paru yang sehat di sekitar tumor juga diangkat bersama tumor agar tidak ada sisa sel kanker yang tertinggal.

Mitos #5: “Saya tidak bergejala, jadi saya tidak punya kanker paru-paru”

Kanker paru-paru bisa jadi sangat berbahaya dan tanda-tanda gejalanya biasanya baru muncul ketika masuk stadium akhir. Faktanya, hanya sekitar 20%-25% kanker paru-paru yang dapat terdeteksi dini.

Skrining dini pada paru-paru melibatkan CT scan dosis rendah yang memungkinkan dokter untuk mendeteksi kanker paru-paru asimtomatik.

Mitos #6: “Kanker paru-paru sudah pasti terminal (tidak bisa disembuhkan)”

Tidak semua kanker paru-paru baru didiagnosis saat sudah memasuki stadium akhir. Dalam beberapa kasus, pasien bisa disembuhkan secara total setelah tumor diangkat melalui operasi, terlebih jika sel kanker bisa dideteksi pada stadium awal.

Mitos #7: “Merokok adalah satu-satu faktor yang berisiko memicu kanker paru-paru”

Selain merokok, terdapat beberapa faktor risiko lingkungan lainnya yang dapat memicu adanya kanker paru-paru, termasuk paparan asap rokok pasif dan polusi udara. Paparan terhadap bahan kimia tertentu, seperti asbes dan risiko pekerjaan bagi mereka yang bekerja di bidang industri kimia, juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru.

Mitos #8: “Lingkungan yang terkontaminasi polusi memiliki risiko paling tinggi untuk kanker paru-paru daripada merokok”

Meskipun merokok dan polusi udara sama-sama punya andil terhadap kanker paru-paru, merokok tetaplah menjadi faktor yang paling berisiko.

Mitos #9: “Saya terlalu tua untuk mendapatkan pengobatan kanker paru-paru”

Tidak ada istilah "terlalu tua" untuk menerima pengobatan kanker paru-paru. Faktanya, pasien lanjut usia tetap menjadi kandidat untuk mendapatkan pengobatan semua jenis kanker. Layak atau tidak biasanya bergantung pada rekam medis dan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Mitos #10: “Ganti ke rokok elektrik (vape) dapat menurunkan risiko terkena kanker paru-paru”

Pada umumnya, rokok elektrik (vape) mengandung zat nikotin dan bahan kimia beracun lainnya yang dapat merusak paru-paru dan meningkatkan risiko kanker paru-paru. Selain itu, efek jangka panjang dari vaping masih diteliti sehingga lebih baik untuk berhati-hati terhadap efek sampingnya. Pilihan yang lebih baik adalah berhenti merokok sepenuhnya dan tidak menggunakan rokok elektrik sebagai pengganti, karena tetap berbahaya bagi kesehatan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, kanker paru-paru merupakan penyakit yang sangat umum dan bisa dimengerti jika terdapat banyak kesalahpahaman terhadap penyakit ini. Namun, mengingat tingkat prevalensi yang tinggi, penting untuk memiliki informasi yang akurat.

Di Singapura, skrining kanker paru-paru belum menjadi bagian dari program skrining kanker untuk masyarakat umum. Namun, skrining kanker paru-paru akan direkomendasikan oleh dokter bagi mereka dengan faktor risiko, seperti riwayat konsumsi rokok kurang lebih 20 pack-year (merokok 1 pack-year diartikan sebagai kebiasaan merokok 1 bungkus/20 batang per hari selama 1 tahun, usia lanjut, perokok aktif dalam 15 tahun terakhir, dari keluarga yang memiliki riwayat kanker paru-paru, dan mereka yang pernah menderita kanker lain. Skrining kanker paru-paru dapat dilakukan menggunakan pemindaian low-dose computed tomography (LDCT) yang dapat menghasilkan gambar detail paru-paru untuk membantu deteksi tumor.

Referensi:

Mengapa Operasi Robotik di Singapura Lebih Efisien?

Operasi robotik (yang juga disebut bedah dengan bantuan robot) adalah prosedur operasi tercanggih di Singapura dengan platform bedah minimal invasif (MIS) - prosedur operasi dilakukan melalui sayatan kecil (8 mm) pada tubuh. Operasi robotik adalah jenis MIS paling maju dan digunakan untuk menggantikan operasi tradisional (operasi terbuka), yang melibatkan sayatan besar pada tubuh. Di ICTS, reseksi paru-paru robotik adalah metode pilihan bagi pasien yang akan menjalani reseksi paru-paru.

Operasi robotik di Singapura menggunakan sistem yang terdiri dari satu lengan robot dengan kamera serta beberapa lengan mekanis dengan berbagai instrumen bedah. Lengan-lengan yang berbentuk tabung tipis, panjang, dan berongga ini dimasukkan ke dalam tubuh melalui sayatan kecil di titik operasi. Dokter bedah kemudian akan mengendalikan lengan ini melalui konsol komputer yang terletak di dekat meja operasi. Konsol tersebut memungkinkan dokter bedah untuk mendapatkan tampilan area operasi secara detail dan berdefinisi tinggi, sehingga memungkinkan mereka untuk melakukan prosedur operasi yang kompleks dengan presisi tinggi. Tim bedah lainnya juga untuk membantu dokter bedah utama selama operasi berlangsung.

Apakah operasi robotik lebih efektif?

Karena sifat alaminya, banyak dokter bedah yang sudah menggunakan sistem ini merasa bahwa operasi robotik lebih presisi dan akurat. Pemakaian lengan mekanis memungkinkan dokter bedah untuk bergerak dengan lebih presisi, jangkauan yang lebih luas, dan kontrol yang lebih baik dibandingkan operasi menggunakan tangan mereka sendiri. Penggunaan kamera video 3D stereoskopik memungkinkan visualisasi berdefinisi tinggi pada titik operasi terlihat di konsol (memiliki perbesaran yang lebih akurat daripada mata telanjang dan memberikan persepsi kedalaman yang lebih baik kepada dokter bedah tentang titik operasi). Dengan persepsi kedalaman, presisi, jangkauan, dan kontrol yang lebih baik, operasi robotik juga menjadi prosedur yang sangat akurat.

Selain itu, dari sudut pandang pasien, risiko komplikasi, seperti pendarahan, nyeri, infeksi, dan jaringan parut, juga lebih rendah karena sifat operasi robotik yang minimal invasif. Karena sayatan yang lebih kecil, waktu pemulihan pasien menjadi lebih singkat dan masa rawat inap yang lebih pendek. Dengan waktu pemulihan yang lebih singkat, pasien dapat kembali ke kehidupan normal mereka secepat mungkin atau melanjutkan ke perawatan onkologi untuk kanker paru-paru yang mereka alami.

Why is Robotic Surgery In Singapore More Efficient

Seberapa besar tingkat keberhasilan operasi robotik?

Berdasarkan studi pada tahun 2019, tingkat keselamatan pasien secara keseluruhan setelah reseksi kanker paru-paru stadium awal dengan operasi robotik adalah 86,1% dan 83,2% untuk operasi terbuka. Presentase ini menunjukkan bahwa operasi robotik adalah prosedur yang aman dan efektif serta dapat memberikan tingkat kelangsungan hidup jangka panjang dan bebas dari perkembangan penyakit yang sebanding dengan operasi terbuka.

Mengapa pasien lebih memilih operasi robotik?

Kelebihan vs Kekurangan

Kelebihan operasi robotik sangatlah banyak, terutama karena operasi ini minimal invasif dan bisa dilakukan menggunakan sayatan yang lebih kecil pada tubuh. Hal ini memperkecil risiko komplikasi bedah, seperti pendarahan, infeksi, dan nyeri serta memungkinkan pasien untuk menjalani rawat inap yang lebih singkat dan waktu pemulihan yang lebih cepat. Tidak hanya itu, bekas luka yang dihasilkan juga lebih kecil setelah pemulihan.

Lebih lanjut, melalui sistem operasi robotik, dokter bedah bisa mendapatkan visualisasi titik operasi yang lebih baik sehingga dapat melakukan operasi dengan presisi yang lebih tinggi dengan lengan mekanis.

Kekurangan dari operasi bedah robotik meliputi:

Apakah semua orang dapat menjalani operasi robotik?

Semua orang bisa menjalani operasi robotik asalkan indikasi operasi dilakukan dengan tepat. Bahkan, pasien yang sebelumnya tidak bisa menjalani operasi terbuka justru bisa menjadi kandidat untuk menjalani operasi robotik karena sifat minimal invasif dari prosedur tersebut.

Jadi, keputusan untuk menjalani operasi robotik tergantung pada indikasi, kondisi kesehatan untuk menjalani operasi, dan konsultasi dengan dokter bedah, yang akan menentukan apakah platform bedah robotik cocok untuk kasus yang Anda alami.

Kesimpulan

Operasi robotik adalah jenis bedah minimal invasif (MIS) terbaru yang efektif, hemat biaya, dan lebih akurat. Di ICTS, Dr. Aneez adalah dokter ahli operasi robotik untuk menangani berbagai kondisi paru-paru. Untuk mengetahui apakah operasi robotik merupakan pilihan bagi kondisi Anda, mohon untuk datang ke tempat kami sehingga kami dapat menjawab semua keraguan dan pertanyaan yang mungkin Anda miliki. Hal ini dilakukan untuk memutuskan pengobatan terbaik yang tepat bagi Anda.

Referensi:

Alasan Mengapa Anda Akan Dirujuk ke Dokter Bedah Toraks

Apa itu Dokter Bedah Toraks?

Dokter bedah toraks adalah dokter yang mampu untuk melakukan operasi jantung, paru-paru, kerongkongan, dan pembuluh darah besar di dalam dada/toraks, selain struktur tulang dan jaringan yang membentuk rongga dada. Dokter bedah toraks menangani seluruh spektrum dari kondisi dada, baik itu jinak maupun ganas.

Dokter bedah toraks bisa memiliki spesialisasi di area tertentu, seperti operasi jantung orang dewasa, operasi jantung anak, atau bedah toraks umum yang menangani organ seperti paru-paru, dinding dada, dan lain-lain. Bedah toraks adalah bidang yang luas dan mencakup banyak cabang ilmu kedokteran.

Dokter bedah toraks di Singapura adalah dokter yang telah mendapatkan gelar kedokteran dan menjalani pelatihan pascasarjana lanjutan untuk spesialisasi di bidang bedah toraks. Selama pelatihan spesialis mereka, dokter bedah toraks seringkali memperoleh kualifikasi pascasarjana lanjutan, seperti Master of Medicine dan sertifikasi spesialis Membership of the Royal College of Surgeons (MRCS), yang didapat setelah lulus ujian MRCS, yaitu ujian antar perguruan tinggi untuk para peserta pelatihan bedah.

Apa saja Kondisi yang Ditangani oleh Dokter Bedah Toraks?

Dokter bedah toraks mampu menangani berbagai macam kondisi yang berkaitan dengan organ dan jaringan di dalam dinding dada, seperti jantung, paru-paru, kerongkongan, dan rekonstruksi dinding dada. Gangguan-gangguan yang ada termasuk, tetapi tidak terbatas pada:

Alasan untuk Menemui Dokter Bedah Toraks

Di Singapura, Anda akan dirujuk untuk menemui dokter bedah toraks jika mengalami gejala di bawah ini:

Secara keseluruhan, ada banyak alasan mengapa Anda atau orang terkasih Anda perlu untuk konsultasi dengan dokter bedah toraks.

Semua penyakit, kondisi medis, kecelakaan, tumor, atau penyakit di area dada memerlukan keahlian seorang dokter bedah toraks untuk mendiagnosis kondisi Anda dan merekomendasikan pilihan pengobatan yang ideal untuk Anda.

Apa yang bisa diekspektasikan dari Dokter Bedah Toraks?

Sebelum konsultasi dengan dokter bedah toraks, ada baiknya Anda datang dengan informasi riwayat kesehatan dan daftar obat-obatan yang sedang Anda konsumsi saat ini. Siapkan daftar riwayat medis Anda yang relevan secara jelas, ringkas, dan akurat termasuk riwayat operasi atau perawatan di rumah sakit sebelumnya.

Selama konsultasi, dokter bedah pertama-tama akan mencatat riwayat kesehatan dan meninjau rekam medis Anda. Dokter akan menanyakan daftar gejala yang Anda alami saat ini, riwayat kesehatan, serta menggali lebih dalam tentang latar belakang Anda untuk membantu memahami situasi kesehatan Anda secara keseluruhan. Setelah itu, mereka mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik yang meliputi pemeriksaan jantung dan paru-paru Anda, serta mengukur tekanan darah. Selain itu, Anda mungkin juga akan diminta menjalani tes diagnostik lanjutan, seperti rontgen dada atau EKG (Elektrokardiogram).

Setelah konsultasi, dokter bedah toraks Anda mungkin akan menyarankan bentuk pengobatan yang lebih konservatif untuk kondisi yang Anda alami. Diskusi terperinci tentang operasi, manfaat, risiko, alternatif, berikut komplikasinya, akan dibahas dan Anda dapat berdiskusi serta memahami seluruh rangkaian pilihan pengobatan yang ditawarkan. Dokter juga akan menjelaskan lebih lanjut tentang prosedur operasi yang mencakup indikasi dilakukannya operasi, tujuan, perkiraan waktu pemulihan, dan lain-lain. 

Di International Centre for Thoracic Surgery, Dr. Aneez akan mendiskusikan kondisi Anda dan bekerja sama untuk merancang rencana pengobatan personal yang paling tepat untuk kebutuhan Anda.

Prosedur bedah toraks apa yang paling umum dilakukan?

Saat ini, prosedur bedah toraks yang paling umum di Singapura biasanya dipakai untuk menangani kanker paru-paru, di mana operasi dilakukan untuk mengangkat kanker, serta untuk mendapatkan sampel jaringan dari paru-paru untuk pemeriksaan lebih lanjut. Operasi jantung seperti penggantian katup jantung dan cangkok bypass arteri koroner (CABG) juga dilakukan pada banyak pasien yang memiliki penyakit jantung, seperti penyakit arteri koroner.

Expat Living: Segera Dapatkan! The Big C: Feature Tiga Bagian Tentang Perawatan Kanker dan Berita Terbaru

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Panduan Untuk Memahami dan Menangani Kilotoraks di Singapura

 

A Guide To Understanding And Chylothorax In Singapore3

Apa itu Kilotoraks?

Sistem limfatik memainkan peran kunci dalam membantu menjaga kadar cairan dalam jaringan di organ tubuh kita, mengatur sirkulasi lemak dan protein, serta mengoptimalkan fungsi sistem imun melalui pengangkutan sel inflamasi ke seluruh tubuh.

Sistem limfatik menyaring dan mengalirkan cairan limfa dari seluruh tubuh melalui dada dan rongga toraks. Ketika sistem limfatik tersumbat, atau ada yang bocor, aliran normal dari cairan limfa akan terhambat. Hal ini dapat menyebabkan kebocoran cairan limfa atau penumpukan cairan limfa di dalam rongga tubuh.

Kilotoraks, atau disebut juga efusi cairan limfa, adalah kondisi langka ketika cairan limfa (chyle) terkumpul di ruang tipis sekitar paru-paru (rongga pleura). Kilotoraks dapat terjadi pada satu atau kedua paru-paru yang disebabkan oleh sirkulasi cairan limfa abnormal. Ketika hanya ada sedikit cairan di dalam rongga pleura, gejalanya mungkin tidak akan muncul. Namun, seiring dengan bertambahnya cairan, kilotoraks dapat menyebabkan gejala seperti:

Apa saja penyebab Kilotoraks yang paling umum?

Kilotoraks terjadi ketika ada sumbatan pada aliran getah bening melalui pembuluh limfatik sehingga menyebabkan bocornya chyle yang keluar dari pembuluh dan masuk ke rongga pleura. Ada beberapa penyebab terjadinya kilotoraks, di antaranya:

Apakah Kilotoraks bisa mengancam nyawa?

Kilotoraks merupakan penyakit serius dan berpotensi kematian jika tidak ditangani tepat waktu. Ini dikarenakan kilotoraks dapat menyebabkan komplikasi, seperti gangguan pernapasan, ketika sejumlah besar cairan sudah menumpuk di paru-paru, sehingga aliran udara dan oksigen terhambat oleh cairan limfa. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan kondisi secara drastis dan bisa berakibat fatal, terutama pada kasus kilotoraks traumatik, di mana terdapat cedera pada pembuluh limfatik utama.

Komplikasi lain dari kilotoraks adalah malnutrisi (kekurangan gizi), imunosupresi (penurunan sistem kekebalan tubuh), dan dehidrasi (kekurangan cairan). Perkembangan komplikasi ini bergantung pada seberapa cepat kilotoraks menumpuk, ukurannya, dan berapa lama kilotoraks ada di paru-paru.

A Guide To Understanding And Chylothorax In Singapore2

Bagaimana cara mengobati Kilotoraks?

Pengobatan kilotoraks di Singapura bergantung pada sumber penyebabnya. Di ICTS, penanganan kilotoraks dibagi ke dalam 3 fase utama:

Dalam penanganan awal, langkah terpenting adalah mengatasi sumber penyebab terjadinya kilotoraks untuk mencegah kebocoran cairan limfa lebih lanjut. Langkah ini termasuk penanganan kondisi medis utama, seperti gagal jantung, dan memastikan kontrol kanker yang baik pada pasien kanker paru-paru yang mengalami kotoraks akibat pertumbuhan tumor.

Penanganan medis pada kilotoraks meliputi pemasangan selang dada untuk mengeluarkan cairan dari rongga pleura. Opsi pengobatan lain melibatkan obat-obatan yang diberikan langsung ke dalam aliran darah.

Biasanya, pasien perlu berpuasa sebelum menjalani pemasangan selang interkostal. Ini membantu untuk mengempiskan paru-paru dan mengurangi tekanan di dalam rongga pleura, sehingga membantu mengembalikan fungsi paru-paru. Pasien dengan kilotoraks besar juga memerlukan nutrisi tambahan karena kilotoraks dapat menyebabkan hilangnya protein dan elektrolit dalam tubuh.

Di ICTS, ada beberapa prosedur yang bisa ditempuh untuk menangani kilotoraks, seperti bedah robotik, operasi dengan bantuan video, dan bedah toraks terbuka. Operasi dilakukan untuk memperbaiki kerusakan pada duktus toraks dan menutup kebocorannya. 

Operasi sering diindikasikan akan dilakukan pada kasus-kasus, seperti kilotoraks pasca trauma dan kasus kilotoraks, yang tidak merespon pengobatan lain. Terkadang, pemasangan shunt (saluran pintasan) juga dilakukan pada kasus-kasus langka sehingga memungkinkan adanya drainase cairan limfa ke bagian tubuh yang lain.

Apakah Kilotoraks bisa sembuh?

Kilotoraks bisa disembuhkan, dengan adanya pemantauan jangka panjang dan penanganan yang tepat, harapan untuk sembuh terbilang baik. Pengobatan pada sumber penyebab kilotoraks juga dapat membantu kesembuhan pasien.

Berapa lama Anda bisa bertahan hidup dengan menderita Kilotoraks?

Anda bisa hidup dengan kilotoraks, meskipun risiko komplikasinya tinggi. Jika tidak segera ditangani, kilotoraks dapat berkembang dan menyebabkan kondisi yang mengancam nyawa. Oleh karena itu, penting untuk segera mencari penanganan medis untuk mengobati kilotoraks dan sumber penyebabnya.

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera temui dokter bedah toraks Anda untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan rencana pengobatan personal. 

Referensi:

செய்தி மீடியாகார்ப் Seithi Mediacorp: மின்சிகரெட்டுகளில் உள்ள ரசாயனப் பொருள்கள Memahami Senyawa Kimia dalam Rokok Elektrik

Prime Interview Series: Pikiran, Tubuh, dan Jiwa - Seri Dialog bersama Dokter

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Talking Point: Vaping Remaja Bagian 1 - Apakah Kita Berada dalam Krisis?